Tantangan Berat Tim Elang Ibu Kota
Ilustrasi Logo dan trofi Liga Europa.
Bola.com--(KIBLATRIAU.COM)-- Pertandingan leg kedua perempat final Liga Europa antara Lazio dan Bodo/Glimt akan tersaji di Stadion Olimpico, Roma, Jumat, 18 April 2025 pukul 02.00 WIB. Lazio, yang telah kalah 0-2 di leg pertama di Norwegia, menghadapi tantangan berat untuk membalikkan keadaan dan melaju ke semifinal. Mampukah Lazio menciptakan keajaiban di kandang sendiri, atau Bodo/Glimt akan melanjutkan perjalanan mereka menuju semifinal?Pertanyaan besar menggantung di udara: Bisakah Lazio mengatasi defisit dua gol? .
Rekor Lazio dalam membalikkan defisit dua gol di leg kedua kompetisi Eropa cukup buruk; hanya 3 dari 15 kesempatan yang berhasil. Kemenangan besar mutlak dibutuhkan Lazio untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Namun, performa Lazio di 5 laga kandang terakhir kurang meyakinkan, tanpa satupun kemenangan. Tantangan semakin berat dengan absennya beberapa pemain belakang andalan karena cedera.
Di kubu Bodo/Glimt, kepercayaan diri tengah membumbung tinggi setelah kemenangan meyakinkan di leg pertama. Empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan menjadi modal berharga bagi tim tamu. Produktivitas gol Bodo/Glimt di Liga Europa musim ini juga patut diwaspadai; mereka telah mencetak 24 gol dalam 13 pertandingan. Ulrik Saltnes, gelandang kreatif Bodo/Glimt, menjadi ancaman serius yang harus diantisipasi pertahanan Lazio.Analisis kekuatan dan kelemahan kedua tim menunjukkan kontras yang mencolok.
Lazio memiliki rekor kandang yang bagus di Liga Europa, tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir di Olimpico sejak 2019. Namun, masalah cedera di lini belakang dan inkonsistensi performa menjadi kendala besar. Sementara itu, Bodo/Glimt datang dengan kepercayaan diri tinggi dan rekor kemenangan yang impresif. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dan menegangkan, dengan Bodo/Glimt diunggulkan untuk lolos ke babak selanjutnya.
Lazio memiliki rekor kandang yang mentereng di Liga Europa, tetapi performa inkonsisten dan krisis cedera di lini belakang menjadi batu sandungan. Mereka cukup produktif di Liga Europa musim ini, yakni mencetak 20 gol dalam 11 pertandingan. Namun, dukungan penuh dari pendukung di Olimpico bisa menjadi suntikan motivasi bagi Lazio untuk bangkit.Absennya beberapa pemain belakang seperti Pellegrini, Patric, Tavares, dan Renzetti tentu menjadi pukulan telak bagi Lazio. Kekuatan pertahanan yang rapuh dapat dimanfaatkan oleh Bodo/Glimt untuk menambah pundi-pundi gol. Lazio harus menemukan solusi taktikal untuk mengatasi masalah ini dan memperkuat lini pertahanan mereka.
Bodo/Glimt datang ke Roma dengan kepercayaan diri yang tinggi berkat kemenangan 2-0 di leg pertama. Rekor 4 kemenangan beruntun tanpa kebobolan menunjukkan soliditas pertahanan mereka. Produktivitas gol mereka juga sangat mengkhawatirkan bagi Lazio, dengan 24 gol dalam 13 pertandingan Liga Europa.Ulrik Saltnes, gelandang kreatif Bodo/Glimt, menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Lazio. Kemampuannya dalam mengatur serangan dan menciptakan peluang harus diwaspadai dengan ketat. Bodo/Glimt juga memiliki mentalitas yang kuat dan tidak akan mudah menyerah meskipun bermain di kandang lawan.(Net/Hen)
Susunan Pemain
Lazio (4-2-3-1): Mandas; Marusic, Gila, Romagnoli, Hysaj; Guendouzi, Rovella; Isaksen, Pedro, Zaccagni; Castellanos.
Bodo Glimt (4-3-3): Haikin; Sjovold, Bjortuft, Gundersen, Bjorkan; Evjen, Berg, Saltnes; Blomberg, Hogh, Hauge.

Tulis Komentar